Gubernur Dominggus Mandacan Serukan Persatuan dan Toleransi di Idulfitri 1447 H

Manokwari, TopbNews.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan pentingnya memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan antarumat beragama dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026.

Dalam pesan Idulfitrinya, Dominggus Mandacan menyampaikan bahwa perayaan hari kemenangan umat Islam ini bukan hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat.

Menurutnya, Papua Barat yang dikenal dengan kemajemukan suku, agama, dan budaya membutuhkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga harmoni sosial.

Ia menilai nilai-nilai yang diajarkan selama bulan suci Ramadan seperti kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial harus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Idulfitri adalah momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan menjaga kedamaian di Tanah Papua Barat. Nilai-nilai kebaikan yang telah kita bangun selama Ramadan harus terus kita jaga dan amalkan”, ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah. Hal ini dinilai sangat penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor, baik infrastruktur, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.

Dominggus menekankan bahwa pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa adanya situasi yang aman dan kondusif.

Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan yang harmonis menjadi kunci utama.

“Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, kita bisa menciptakan Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri. Mari kita bangun daerah ini dengan hati, dan kita persatukan dengan kasih”, tegasnya.

Sementara itu, Mohamad Lakotani bersama keluarga juga turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Barat. Ia menyatakan dukungannya terhadap ajakan Gubernur untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan.

Mohamad Lakotani mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai titik refleksi untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan rasa toleransi, serta memperkuat hubungan antarumat beragama.

“Momentum ini harus kita jadikan sebagai penguat kebersamaan dan persatuan. Apa yang telah kita pelajari selama Ramadan hendaknya terus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari”, katanya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan semangat membangun dengan hati dan mempersatukan dengan kasih, masyarakat Papua Barat diyakini mampu menjaga kedamaian sekaligus mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Melalui semangat Idulfitri 1447 Hijriah, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus bergandengan tangan, menjaga keharmonisan, serta bersama-sama mewujudkan Papua Barat yang lebih baik di masa depan. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!