Operasi SAR Hari Kedua di Pantai Warbefor Dihentikan Sementara, Korban Belum Ditemukan

Manokwari, TopbNews.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari melanjutkan Operasi SAR hari kedua (H.2) terhadap satu orang korban tenggelam di Pantai Warbefor, Kampung Inya, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Hingga operasi dihentikan sementara, korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui bernama Roby Mandacan (17), seorang pelajar laki-laki yang dilaporkan tenggelam saat berenang pada Senin (5/1) sekitar pukul 14.05 WIT.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Manokwari dari masyarakat atas nama Trisep Kambuaya pada pukul 14.22 WIT.

Pada Selasa (6/1), sejak pukul 06.00 WIT, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing serta pengecekan kesiapan personel dan alat utama (alut) sebelum melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Dalam pelaksanaan pencarian, tim dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 dan SRU 2 melaksanakan pencarian laut menggunakan perahu karet dengan metode pengamatan visual di permukaan air, sementara SRU 3 melakukan penyisiran darat di sepanjang pesisir Pantai Warbefor.

Selain itu, pemantauan udara juga dilakukan menggunakan drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, menyampaikan bahwa seluruh potensi SAR telah dikerahkan secara maksimal. Namun, kondisi cuaca menjadi kendala utama dalam operasi.

“Pada Operasi SAR hari kedua ini, Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara maksimal baik melalui laut, darat, maupun udara. Namun hingga sore hari hasil pencarian masih nihil. Operasi terpaksa dihentikan sementara karena gelombang tinggi dan angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan personel”, ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya sesuai rencana operasi.

“Kami akan melanjutkan operasi pencarian pada H.3 dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan. Kami juga berharap dukungan doa dari seluruh masyarakat agar korban dapat segera ditemukan”, tambahnya.

Operasi SAR hari kedua dihentikan sementara pada pukul 15.00 WIT dengan hasil masih nihil. Apabila korban ditemukan, rencananya akan dievakuasi ke RSUD Manokwari untuk penanganan lebih lanjut.

Basarnas Manokwari mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan laut agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca serta mengutamakan keselamatan. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!