
Manokwari, TopbNews.com — Setelah tiga bulan melakukan pemetaan potensi dan kajian lapangan, Tim Ekspedisi Patriot dari Kementerian Transmigrasi RI resmi merampungkan tugas di Kabupaten Manokwari. Keberadaan tim menjadi langkah awal pemerintah pusat memperbarui data kawasan transmigrasi serta menilai kembali peluang pengembangan di Provinsi Papua Barat.
Perwakilan Pemkab Manokwari, Jolanda Herlani Kwa pada kegiatan pelepasan tim ekspedisi menjelaskan tim memiliki misi mendata potensi keunggulan daerah sekaligus tantangan yang dihadapi kawasan transmigrasi.
Ia menilai survei ini penting sebagai dasar penguatan program transmigrasi ke depan.
“Ini tahap awal bagi kementerian untuk mensurvei dan memetakan potensi serta kendala yang ada di kawasan transmigrasi Manokwari,” ujarnya kepada awak medis Kamis (4/12/2025).
Walaupun laporan resmi dari kementerian masih menunggu finalisasi, Jolanda menyebut sejumlah komoditas unggulan daerah telah menjadi fokus pengamatan tim. Manokwari dikenal memiliki potensi kuat pada sektor kelapa sawit, palawija, dan padi. Tim juga melihat peluang pengembangan lebih jauh di sektor pertanian dan perkebunan yang dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat transmigran maupun warga lokal.
Selain komoditas, kajian tim turut mencakup kondisi infrastruktur, kesiapan lahan, aksesibilitas, serta kebutuhan pendukung lain yang menjadi elemen penting keberlanjutan kawasan transmigrasi.
Pemerintah daerah menegaskan program transmigrasi masih memiliki ruang pengembangan. Pasalnya, beberapa tahun terakhir, Pemkab Manokwari telah menyusun dokumen perencanaan untuk membuka kawasan transmigrasi baru. Salah satu wilayah yang tengah diproses adalah Kampung Saray di Distrik Sidey, yang sedang melalui tahapan penelitian teknis hingga ekspos dokumen. Proses ini turut melibatkan Universitas Papua (UNIPA) untuk memastikan kelayakan lahan secara ilmiah.
Pemerintah Kabupaten Manokwari menyambut baik perhatian kementerian melalui ekspedisi ini. Program tersebut dianggap membuka peluang munculnya titik terang bagi pembangunan kawasan transmigrasi di daerah. Pemda berharap kegiatan ekspedisi dapat kembali dilakukan pada periode berikutnya sebagai bagian dari pembaruan data dan evaluasi berkelanjutan.
Dengan selesainya misi tim ekspedisi, pemerintah daerah kini menunggu laporan lengkap dari kementerian untuk menentukan langkah pengembangan selanjutnya. (TOP-04)