IPLR Papua Barat Dorong Kemandirian Pemuda Lewat Pelatihan Wirausaha Kreatif

Manokwari, TopbNews.com – Ikatan Pemuda Luwu Raya Indonesia (IPLR) Wilayah Papua Barat mendorong semangat kemandirian ekonomi melalui Pelatihan Wirausaha Kreatif bertema “Membangun Generasi Muda, Kreatif, Mandiri, dan Inovatif di Era Digitalisasi”, yang berlangsung di salah satu Hotel di Manokwari pada 1–2 November 2025.

mostbet

Kegiatan ini diikuti lebih dari 120 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, pemuda Luwu Raya, dan Orang Asli Papua (OAP).

Pelatihan menjadi wadah kolaborasi lintas komunitas untuk memperkuat peran generasi muda dalam ekonomi digital.

Acara dibuka oleh H. Ahmad Kuddus, Anggota DPRP Papua Barat, yang menegaskan pentingnya menumbuhkan semangat berwirausaha sejak dini.

“Kemandirian daerah dimulai dari masyarakatnya. Pemuda dan UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Melalui pelatihan seperti ini, kita membangun fondasi ekonomi rakyat yang kuat”, ujarnya.

Senator Lamek Dowansiba turut hadir dan mengapresiasi langkah IPLR sebagai gerakan nyata pemberdayaan pemuda dan masyarakat lokal.

“Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi gerakan membangkitkan semangat. Anak muda dan OAP harus percaya diri untuk berinovasi dan berdaya secara ekonomi”, ungkapnya.

Ketua Panitia Rianto Paloga menjelaskan, pelatihan dirancang dengan pendekatan praktis agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat langsung membuat gagasan bisnis dan simulasi pengelolaan usaha.

“Kami ingin peserta keluar dengan ide yang bisa langsung diterapkan. Fokusnya pada kreativitas, keberanian mencoba, dan kolaborasi”, katanya.

Turut hadir dua narasumber utama, yakni Yogi Hartogi, dari Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat, yang membahas strategi peningkatan kapasitas usaha mikro dan akses pembiayaan, serta Kristopel Pangalila, Tenaga Ahli Bupati Manokwari bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang menekankan pentingnya menggali potensi lokal sebagai peluang bisnis.

“Kreativitas lahir dari budaya dan identitas lokal. Kalau dikembangkan dengan cerita yang kuat, produk kita bisa bersaing di mana pun”, ujar Kristopel.

Antusiasme peserta terlihat tinggi, dengan banyaknya ide dan pengalaman bisnis lokal yang dibagikan, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga pemasaran digital.

Sekretaris Panitia Alhazali Rety menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta.

“Semangat berwirausaha di Papua Barat sangat besar. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengadakan kegiatan serupa”, tuturnya.

Hadir pula Ketua IPLR Papua Barat Indrawan, Sekretaris Nur Alamsyah, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Nur Alamsyah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang IPLR untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin pemuda Luwu Raya dan OAP menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Melalui ruang belajar seperti ini, kita menanamkan kesadaran untuk tumbuh dan berkontribusi”, pungkasnya. (*/rls).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!