
Sorong, TopbNews.com – Meski masih terjadi pro dan kontra terhadap salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), namun Lembaga Masyarakat Adat (LMA) turun mengambil peran dalam mensosialisasikan kepada masyarakat terkait program strategis nasional ini di Provinsi Papua Barat Daya.
Sosialisasi PSN yang dilakukan LMA diawali dengan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat, adat dan agama, kemudian menyasar kelompok kritis.
Sasar kelompok kritis ini diawali dengan program LMA Go To School pada sejumlah SMA di Kabupaten/Kota, selanjutnya mengunjungi kampus-kampus untuk membuka Mimbar Aspirasi Santai (MAS).
Ketua Harian LMA Papua Barat Daya, Franky Umpain menjelaskan bahwa ruang diskusi dimulai dari cipayung, karena kelompok kritis itu datang dari mahasiswa, dan mereka harus diikutsertakan dalam mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan program pemerintah terutama yang diberlakukan di Tanah Papua.
“Kami melihat potensi embrio yang paling kuat dari program yang selama ini narasi-narasi kritis datang dari mahasiswa” jelas Franky Umpain kepada wartawan usai menghadiri acara Mimbar Aspirasi Santai bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia di Sekretariat BPC GMKI Sorong, Senin (22/9).
MAS bersama GMKI Sorong ini untuk membuka ruang-ruang diskusi yang lebih santai agar mengetahui pandangan kritis dari mahasiswa dengan harapan mereka juga terlibat langsung dalam membangun narasi positif.
Dengan membangun narasi positif mendukung program strategis nasional dalam tanggung jawab sebagai mahasiswa ada tugas pengabdian yang diwujudkan dalam aksi nyata.
Kata Franky, sasaran kelompok cipayung dimulai dari GMKI artinya bahwa konsep pemikiran mahasiswa bukan hanya aplikasi dalam kritis terkait dengan persoalan politik atau hal-hal yang mengganggu tatanan sosial kemasyarakatan tetapi kritis membangun dan memberikan kontribusi pemikiran positif.
“Hari ini kita mulai dari GMKI Sorong, kedepan kita akan membuka mimbar aspirasi santai di cipayung untuk mendengar perspektif cara pandang lain, mungkin di GMKI beda dengan HMI, GMNI atau yang lainnya”, tuturnya.
Kegiatan diskusi santai kolaborasi bersama GMKI Cabang Sorong dibuka oleh Ketua MRP PBD Alfons Kambu, menghadirkan narasumber Kepala Badan Regional BGN Papua Barat Daya Elma Polan, Sekretaris Dinas Perindagkop PBD Arius Safkaur, Senior Members GMKI Aser Rumanasen dan Ketua Harian LMA PBD Franky Umpain.
Diakhir dari diskusi mimbar aspirasi santai ini, mahasiswa yang tergabung dalam GMKI Cabang Sorong menyatakan sikap dikemas dalam deklarasi dukungan PSN di Provinsi Papua Barat Daya.
Deklarasi dukungan GMKI Cabang Sorong terhadap program pemerintah pusat itu diserahkan langsung kepada Ketua MRP Papua Barat Daya Alfons Kambu dan Ketua Harian LMA PBD Franky Umpain untuk ditindaklanjuti ke jakarta. (*)
Penulis : Redaksi