Puluhan Peserta dari Tiga Kampung Adat Ikut Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Ikan

Jayapura, TopbNews.com – Pemerintah Kota Jayapura menyerahkan bantuan hibah peralatan dan menggelar pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Hasil Perikanan bagi puluhan pengolah pemula di Kampung Nafri, Selasa (19/8).

Puluhan pengolah pemula ini berasal dari 3 kampung yang mendiami wilayah pesisir yakni Kampung Tobati, Enggros dan Nafri yang memiliki sumber daya perikanan yang melimpah.

Membacakan sambutan Walikota Jayapura, Asisten II Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti menyampaikan, Pemerintah Kota Jayapura berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat pesisir dan nelayan yang ada di kota Jayapura.

“Bantuan yag diserahkan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam mendukung peningkatan ketrampilan dan produktivitas para pelaku usaha olahan ikan”, katanya.

Dia menyebut beberapa kampung yang ada di kota Jayapura terletak di kawasan pesisir yang selain menjadi magnet pariwisata juga menjadi sumber mata pencarian bagi masyarakat sekitar.

“Pada hari ini pemerintah tidak hanya menyerahkan bantuan berupa alat tetapi juga akan dilaksanakan pelatihan Diversifikasi produk olahan hasil perikanan, dengan harapan para pengolah pemula tidak hanya mengolah satu jenis olahan saja tapi mampu mengembangkan berbagai produk yang bernilai tambah dan berdaya saing”, ungkapnya.

Widhi menambahkan, dengan hasil laut yang melimpah di perairan kota jayapura, dapat diolah menjadi produk unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan perekonomian daerah.

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi menjelaskan, program pemberian peralatan dan pelatihan Diversifikasi merupakan program lanjutan dari Dinas Perikanan bagi masyarakat yang ada di kampung.

“Kita harapkan dengan kegiatan hari ini di mana 30 Ibu penerima bantuan hibah mereka akan dilatih oleh tenaga dari BP3 Ambon untuk memanfaatkan potensi yang ada secara khusus potensi ikan yang ada di kota Jayapura untuk dilatih sehingga dapat menciptakan berbagai produk olahan yang mempunyai nilai ekonomi bagi keluarga”, ujarnya.

Menurut Matheys, masih ada catatan evaluasi dari program pemberian bantuan dan pelatihan Diversifikasi yakni terkendalanya ketersediaan bahan baku.

“Sehingga kami mohon keterlibatan instansi lain dengan pemerintah kampung sehingga ada dukungan dari pemerintah kampung. Karena dari Dinas Perikanan hanya menyiapkan peralatan dan pelatihan. Keberlanjutan dari program ini selanjutnya adalah dari pemerintah kampung untuk bisa mengalokasikan anggaran bagin kelompok kelompok ini sehingga usaha ini akan berkelanjutan”, bebernya.

Sementara itu Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, Agus Salim menyebut pemberian peralatan dan pelatihan Diversifikasi produk untuk mendukung penguatan kapasitas pelaku usaha pengolahan pemula hasil perikanan.

Dia menjelaskan, pelatih Diversifikasi produk berasal dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon yang kemudian akan memberikan pelatihan kepada 30 pelaku usaha pemula.

Diketahui para penerima bantuan mendapat 1 set peralatan pengolahan ikan yang terdiri dari Food Processor dan beberapa peralatan lainnya seperti timbangan digital, Dandan besar , Wajan besar, Talenan hingga Kompor Hock. (*)

Penulis : Rachel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!