
Manokwari, TopbNews.com – Pemantauan hilal di Pantai SP 7, Manokwari, Papua Barat, yang dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Papua Barat bersama Pengadilan Agama pada, Jumat (28/2) tidak membuahkan hasil akibat cuaca yang tidak mendukung. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Papua Barat, Luksen Jems Mayor, dalam wawancara di lokasi pemantauan.
Menurut Luksen Jems Mayor, kondisi cuaca yang mendung dan hujan menyebabkan hilal tidak dapat terpantau secara jelas.
“Kami sudah melakukan pemantauan sesuai prosedur, namun karena faktor cuaca, hilal tidak terlihat. Hasil ini akan kami sampaikan ke Kementerian Agama Pusat sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang akan dipimpin oleh Menteri Agama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemantauan hilal tidak hanya dilakukan di Papua Barat, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia, seperti Aceh dan Bangka Belitung. Jika hilal terlihat di daerah lain, hasil tersebut akan menjadi referensi dalam penetapan awal Ramadan.
Terkait dengan perbedaan metode penentuan awal Ramadan, Luksen menegaskan bahwa pemerintah menghormati berbagai pendekatan yang digunakan oleh umat Islam di Indonesia.
“Teman-teman dari Muhammadiyah sudah menetapkan tanggal 1 Ramadan lebih awal berdasarkan metode hisab. Sementara pemerintah masih menunggu hasil pemantauan hilal secara nasional. Jika ada perbedaan dalam penetapan awal Ramadan, kita harapkan hal itu tidak menjadi permasalahan, karena baik metode rukyat maupun hisab sama-sama diakui,” jelasnya.
Lebih lanjut, Luksen mengimbau masyarakat Papua Barat untuk tetap menjaga suasana yang kondusif dan saling menghormati dalam menjalankan ibadah puasa.
“Tema Ramadan kali ini adalah menjalankan ibadah dengan ketenangan dan kebahagiaan. Kami berharap seluruh umat beragama di Papua Barat dapat menciptakan harmoni dan toleransi, sehingga umat Islam bisa beribadah dengan khusyuk,” pungkasnya.
Dengan hasil pemantauan yang belum dapat dipastikan, masyarakat kini menantikan keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait awal Ramadan tahun ini. (*/KY)