
Manokwari, TopbNews.com – Bantuan Sosial (Bansos) Tahap I disalurkan Kantor Pos Indonesia cabang Manokwari, Papua Barat, kepada 13.926 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di daerah.
Executive Manager Kantor Pos Manokwari, Dominius Harmoko Pandiangan mengatakan, bansos tersebut untuk program keluarga harapan (PKH) dan sembako pada triwulan I 2025, (Januari, Februari dan Maret).
“Untuk bansos sembako, tiap warga menerima Rp600 ribu atau Rp200 ribu per bulan.Sedangkan PKH jumlahnya bervariasi sesuai dengan data Kemensos, yang paling kecil Rp225 ribu paling besar di atas Rp1 juta”, katanya kepada TopbNews.com (27/2).
Ia menambahkan, pihaknya diberi tugas Kemensos RI untuk menyalurkan bansos tahap I dengan nilai Rp6,6 miliar untuk Kabupaten Manokwari.
Pembagian bansos dilakukan sejak 22 Februari 2025 dan ditargetkan selesai seluruhnya pada tanggal 6 Maret 2025.
Ia menjelaskan, dalam penyaluran bansos pada sembilan distrik di Kabupaten Manokwari, pihaknya membagi tiga model penyaluran yakni:
- Model pertama adalah penyaluran bansos di distrik daerah kota, pihaknya menyalurkan di Kantor Pos Cabang dan Kantor Pos Pembantu.
- Model kedua, untuk penyaluran di distrik yang jauh dari kota, pihaknya menggunakan pola komunitas, dimana pihaknya bersepakat dengan aparat distrik dan aparat kampung untuk menentukan titik pembagian bansos. Di titik yang disepakati maka petugas Pos akan membagikan bansos tersebut.
- Sedangkan penyaluran model ketiga adalah dengan mendatangi rumah ke rumah. Penyaluran model ini menyasar lansia dan kaum difabel yang mengalami kesulitan mendatangi Kantor Pos untuk menerima bansos.
Agar penyaluran bansos lebih efektif, pihaknya membuka loket penyaluran bansos di Kantor Pos lebih lama dari jam operasional kantor. Pihaknya membuka loket penyaluran bansos sejak pukul 07.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT.
“Pelayanan penyaluran Bansos ini dibuka sejak pukul 07:00 WIT hingga Pukul 18:00 WIT”, jelasnya.
Selain itu, pada penyaluran di Kantor Pos, pihaknya juga menambah petugas juru bayar agar pembayaran bisa lebih cepat sehingga tidak terjadi tumpukan massa di Kantor Pos.
“Jadi selain ada yang bertugas di kantor pos, saat ini petugas-petugas kita juga sedang tersebar di distrik-distrik yang jauh seperti Warmare, Prafi, Masni dan Sidey untuk pembagian bansos”, pungkasnya. (*)
Penulis : Marthina Marisan