Cheroline Makalew: Anak Papua Harus Diberi Kesempatan di Fasilitas PT Freeport Gresik

Manokwari, TopbNews.com – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Cheroline Chrisye Makalew, menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap masyarakat Papua dalam sektor tenaga kerja, khususnya di fasilitas pengolahan tambang milik PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur.

mostbet

Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri Pelantikan Ketua DPR Papua Barat Periode 2024-2029 di Manokwari, Senin (2/12).

Dalam keterangannya kepada awak media, Cheroline menyampaikan bahwa bahan baku yang diolah di fasilitas tersebut berasal dari Papua, sehingga penting bagi PT Freeport untuk memberikan prioritas kepada putra-putri Papua yang telah menyelesaikan pendidikan, terutama mereka yang berada di Jawa.

“Kami berharap PT Freeport membuka ruang bagi anak-anak Papua di fasilitas Gresik. Banyak generasi muda Papua yang sudah siap bersaing dengan kompetensi mumpuni,” ujar Cheroline.

Ia juga menyinggung kurangnya representasi tenaga kerja Papua di fasilitas tersebut, berdasarkan laporan dari kunjungan kerja sebelumnya. Menurutnya, kondisi ini menjadi keprihatinan yang harus segera diatasi oleh perusahaan.

Perwakilan PT Freeport dalam tanggapannya menyebut bahwa kebutuhan tenaga kerja di Gresik banyak membutuhkan spesialisasi tertentu. Namun, Cheroline menegaskan pentingnya perusahaan menyediakan program pelatihan untuk mempersiapkan tenaga kerja Papua agar memenuhi kualifikasi tersebut.

“Kami akan terus mengawal aspirasi ini. Saya harap ke depan ada program pelatihan yang lebih konkret, sehingga anak Papua bisa terlibat langsung,” tegasnya.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong keberpihakan terhadap masyarakat Papua, khususnya dalam mengakses peluang kerja di sektor industri tambang.

Cheroline juga menekankan bahwa potensi anak-anak Papua sangat besar dan hanya membutuhkan dukungan dalam bentuk peluang serta akses pelatihan yang setara.

Dengan adanya desakan dari DPR RI dan DPR Papua, harapannya PT Freeport dapat segera merealisasikan program pemberdayaan tenaga kerja Papua, sebagai wujud tanggung jawab sosial atas kontribusi besar yang diberikan Papua terhadap industri tambang nasional. (*/KY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!