Halal Bihalal DPP KKMU se-Tanah Papua, Frans Pekey : Kebaikan Senantiasa Harus Menjaga Harmoni Toleransi

Jayapura, TopbNews.com – Dalam rangka menjalin serta pererat tali silaturahmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Maluku Utara (KKMU) di Tanah Papua menggelar Halal BiHalal yang dilaksanakan di Pantai Wisata Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

mostbet

Dengan mengusung tema Sucikan Hati, Menjalin Silaturahmi dalam Keberagaman, kegiatan ini turut dihadiri Pemerintah Provinsi Papua yang diwakili Staff Analisis Kebijakan Setda Papua, Penjabat Walikota Jayapura, Danramil, Pimpinan OPD di lingkungan Provinsi Papua dan Kota Jayapura, serta ketua-ketua Paguyuban Nusantara yang ada di Tanah Papua.

Dalam sambutannya, Penjabat Walikota Jayapura Dr. Frans Pekey, mengatakan pendahulu telah mengajarkan sejarah nilai nilai persatuan terus mebangun persatuan dan dan nilai nilai kebersamaan walaupun ada di tengah tengah keberagaman suku,budaya dan agama.

“Kebaikan-kebaikan itu senantiasa harus dapat menjaga harmoni toleransi, menjaga kedamaiaan ditengah tengah keberagaman yang akan berwujud secara ikhlas. Jika belum ikhlas dan tulus, maka pentingnya untuk menyucikan hati supaya persaudaraan terus terbangun secara ikhlas,” katanya.

Frans Pekey menyebut perbedaan adalah sebuah kekuatan untuk saling memberi, saling berbagi, sehingga perbedaan itu bukan untuk dipersoalkan dan dipermasalahkan.

“Melalui momen Halal BiHalal, mari kita terus membangun persatuan dan kesatuan toleransi antar umat beragama sebagaimana yang diajarkan para leluhur kita,” tandasnya.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Papua yang diwakili Staf Analisis Kebijakan Setda Papua, Ani Rumbiak mengatakan Halal BiHalal nerupakan bentuk perayaan keagamaan yang lahir dari tradisi leluhur budaya bangsa Indonesia.

Staff Analisis Kebijakan Setda Papua, Ani Rumbiak (Foto : NatYo/TopbNews.com)

“Olehnya Idul Fitri bermakna kembali bersih diri, kembali hidup suci dan makna Halal BiHalal jangan dimaknai sebagai acara seremonial tetapi terkandung makna saling memaafkan ditengah perbedaan dan keberagaman sebagai wujud Syukur kepada Allah SWT.” ujar Ani Rumbiak.

Ia berharap momen halal BiHalal menjadi momen merajut persatuan dan kesatuan di tanah Papua.

Dikesempatan yang sama Dr. Muh. Yamin Noch Wakil Ketua KKMU di Tanah Papua mengatakan Halal BiHalal yang dilaksanakan KKMU di Tanah Papua dalam rangka menjalin silaturahmi.

“Momentum halal bihalal selain jadi momen saling memaafkan, tetapi momentum ini sudah menjadi perekat keberagaman baik dari suku, agama maupun budaya,” ungkapnya .

Dr Muh.Yamin Noch Wakil Ketua KKMU Di Tanah Papua saat memberikan sambutan (Foto : NatYo/TopbNews.com)

Ia berharap melalui halal bihalal merajut tali kasih dan penciptaan kondisi untuk menjadikan Papua sebagai Tanah Damai, aman dan menjaga persatuan dan kesatuan.

Diketahui Kerukunan Keluarga Maluku Utara (KKMU ) telah berada di Papua sejak 1987, tetapi searah berjalan waktu dengan perubahan nama dan baru dikukuhkan kepengurusannya di Tahun 2024.

“Awalnya KKMU ini hanya ada di Provinsi Papua dan sekarang sudah beredar di 6 Provinsi baru sehingga kepengurusannya juga ada di provinsi baru di Tanah Papua,” pungkas Muh. Yamin.

Halal bihalal juga diisi dengan hiburan tarian daerah Maluku Utara yang dibawakan para muda mudi Maluku Utara.

Penulis : NatYo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!