
Manokwari, TopbNews.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou mengapresiasi terbentuknya Badan Kepengurusan Keret Rumbruren di Kabupaten Manokwari.
“Saya sangat mengapresiasi Keret Rumbruren karena telah memiliki badan kepengurusannya sendiri hal ini menunjukkan bahwa Keret Rumbruren sudah menunjukkan eksistensinya dalam menata pembinaan organisasi sosial sebagai masyarakat Biak Doreri di Tanah Papua”, kata Bupati Hermus.
Pelantikan Badan Pengurus Keret Rumbruren dan keturunannya di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat, berlangsung di Rumah Kediaman Wakil Ketua II DPR Kabupaten Manokwari, Bons Rumbruren, Senin (11/3).
Dalam sambutannya, Bupati Hermus mengatakan bahwa selain menjadi salah satu Marga pada suku Biak Doreri yang dipercayakan Tuhan untuk merintis peradaban penginjilan di Tanah Arfak, Keret Rumbruren telah menjadikan dirinya sebagai teladan yang baik dan patut dicontohi oleh semua suku yang ada di Papua terlebih Khusus di Kabupaten Manokwari.
“Hal ini telah menjadi contoh yang baik bagi seluruh masyarakat dan suku-suku yang ada di Tanah Papua dan terlebih khusus bagi beberapa suku yang ada di Kabupaten Manokwari untuk harus kembali menata diri kedepannya”, kata Hermus.

Pada kesempatan itu, Hermus juga mengungkapkan tradisi yang hampir punah yakni perkawinan antar suku yang mana dapat menghilangkan keaslian satu suku.
“Saya mengakui bahwa kami ini sudah kawin keluar dari suku sehingga kedepannya kita akan merubahnya untuk kembali kepada suku sendiri sehingga keaslian turunan dalam satu Marga itu tetap terjaga”, ungkap Hermus.
Senada, Ketua Dewan Adat Suku Doreri, Robert Rumbekwan bahwa harus ada anak dari Marga Rumbruren yang berasal dari perkawinan kedalam atau antar suku sendiri untuk menjadi bagian terpenting dalam badan kepengurusan Marga dan menjaga kemurnian turunan suku Biak Doreri.
“Seharusnya ada anak asli Rumbruren yang berasal dari perkawinan kedalam atau antar sesama suku Biak yang tergabung dalam kepengurusan ini, karena sebagian dari kita sudah kawin keluar atau antar suku hal ini dilakukan untuk menjaga keaslian satu suku”, Pungkas Rumbekwan.
Ia juga memberikan Apresiasi Kepada Marga Rumbruren dari suku Biak Doreri sebagai masyarakat Suku Doreri yang pertama kali melaksanakan musyawarah.
“Keret Rumbruren telah menjadi contoh untuk Marga lain dalam suku Doreri dan ini menjadi kebanggaan kita”, ucapnya.
Apresisi juga diberikan oleh Kepala Suku Besar Arfak keturunan Barend Mandacan, Nataniel Mandacan.
“Saya sangat mengapresiasi dan juga mengucapkan selamat atas pelantikannya hari ini”, ucap Nataniel.
Menurutnya, untuk menyelesaikan suatu masalah adat harus dimulai dari kelompok kecil yakni kecil seperti Keret atau Marga dan selanjutnya pada Ketua suku.
Ia berharap, program kerja dari Badan Kepengurusan Keret Rumbruren yang baru saja dilantik masa Periode 2024-2029 ini dapat terlaksana dengan baik kedepannya.
“Kiranya Pelantikan ini tetap terjaga dalam kegiatannya kedepan mulai dari tahun ini hingga tahun 2029 dengan baik”, tandasnya (*)
Penulis : Marthina Marisan