
Manokwari, TopbNews.com – Sebanyak 2541 anggota KPPS di Distrik Manokwari Barat dan Manokwari Timur dilantik, Kamis (25/1) bertempat di di GOR Sanggeng.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KPU Manokwari, Christine Ruth Rumkabu disaksikan Bupati Manokwari, Hermus Indou, Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya dan dihadiri oleh unsur Forkopimda dan Pimpinan OPD Teknis.
Ketua KPU Manokwari, Christine Rumkabu menyampaikan, pelantikan KPPS merupakan bagian dari tahapan pemilu 2024 yang merupakan momen penting untuk menentukan masa depan bangsa dan negara 5 tahun ke depan.
“Untuk itu kita membutuhkan penyelenggara pemilu yang bekerja profesional, independen dan berintegritas, salah satunya yaitu Bapak Ibu sekalian anggota KPPS yang baru saja dilantik hari ini“, ungkapnya.
Christine menekankan bahwa KPPS yang telah dilantik merupakan ujung tombak dan berperan strategis yang akan bertanggung jawab mengawasi dan melaksanakan tahapan pemilu sampai hari H di tingkat TPS.
Ia menjelaskan, untuk pelaksanaan pelantikan KPPS Se-Kabupaten Manokwari dilaksanakan disaat yang bersamaam di lima titik.
“Untuk Kabupaten Manokwari pelantikan dilaksanakan pada lima titik yakni di GOR Sanggeng, Balai Diklat Anday, distrik Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara dan Lapangan Aimasi Prafi”, terangnya sembari menambahkan, untuk jumlah anggota KPPS yang dilantik pada pada 5 titik berjumlah 4711 orang yang tersebar pada 173 PPS dan 673 TPS.
Ia menghimbau agar KPPS yang telah dilantik dapat berpedoman dengan fakta integritas dan menjadi acuan dalam menjalankan tugas di TPS nantinya.
“Saya pesan agar KPPS dapat memastikan kerja sesuai aturan yang ada sebagai ujung tombak dan berkomitmen bersama-sama bahwa tidak ada pemungutan suara ulang, itu menjadi tekad kita bersama”, tegasnya.


Sementara Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan, Pelantikan KPPS sebagai ujung tombak dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sangat menentukan pemilu 2024 dengan kerja- kerja baik dan profesional.
Bupati menegaskan kepada KPPS untuk bekerja sesuai amanat konstitusi dan wajib memberikan informasi baik kepada publik dalam memastikan diri untuk datang ke TPS untuk memberikan suaranya dan tidak ada yang Golput.
Ia berharap agar KPPS sebagai penyelenggara pemilu untuk menjaga netralitas dalam penyelenggaraan pemilu dan tidak menjadi tim sukses dari salah satu calon sesuai tingkatan dan memastikan proses demokrasi berlangsung secara secara berkualitas untuk mensejahterakan masyarakat kita.
“Kiranya penyelenggaraan pemilu di tahun 2024 menjadi pemilu yang bertanggungjawab dan semua pihak dapat menjaga kamtibmas dan menghindari konflik yang akan menganggu penyelenggaraan pemilu di TPS”, tandasnya.
Penulis : Tesan